TNI AL- Singapura Gelar Peperangan Ranjau

TNI AL- Singapura Gelar Peperangan Ranjau

Republic of Singapore Navy

TNI AL bersama Republic of Singapore Navy (RSN) menggelar Latihan Bersama (Latma) Joint Minex Pandu 2019. Latihan rutin peperangan ranjau ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme kedua angkatan laut.

Sekaligus untuk menjalin hubungan kerja sama dan diplomasi antara kedua angkatan laut Indonesia dan Singapura. Latihan ini dibuka oleh Commander Maritime Security Command, RADM Seah Poh Yeen pada Opening Ceremony yang dihadiri Danguspurla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Irvansyah, di Batam, Kepri, Rabu, 14 Agustus 2019.

”Latihan ini bertujuan memberikan dampak deterrent dalam pencapaian stabilitas keamanan di wilayah tanggung jawab Koarmada I, khususnya di Selat Singapura,” ujar Danguspurla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Irvansyah, dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Kamis (15/8/2019).

Latihan bersama

Latihan bersama ini melibatkan kapal perang Indonesia KRI Pulau Rupat-712, KRI Pulau Rengat-711 dan kapal perang Singapura RSS Bedok, RSS Punggol serta Tim Kopaska Koarmada I dan Tim Penyelam RSN (NDU).

Dalam latihan bersama yang akan dilaksanakan diperairan Selat Singapura dan perairan timur Pulau Bintan ini, kedua negara akan bekerja sama dalam menghadapi kemungkinan ancaman keamanan laut dan alur pelayaran terutama terhadap kemungkinan bahaya ranjau dan Waterborne IED.

Rencananya latihan akan ditutup dalam closing ceremony pada tanggal 19 Agustus 2019 di Changi Naval Base Singapura.

Hadir dalam Opening Ceremony

Hadir dalam Opening Ceremony antara lain Dansatran Koarmada I Kolonel Laut (P) Rizaldi, selaku Dansatgas Latma Joint Minex Pandu 2019, Danlanal Batam, Atal Indonesia, Atal Singapura, Komandan KRI Pulau Rupat-712, Komandan KRI Pulau Rengat-711, Komandan RSS Bedok, Komandan RSS Punggol dan para peserta latihan kedua negara.

 

Baca Juga :