Kemendikbud Fasilitasi Temu Komunitas Film Indonesia

Kemendikbud Fasilitasi Temu Komunitas Film Indonesia

Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

(Pusbang Film Kemendikbud) bermitra dengan enam lembaga menyelenggarakan Temu Komunitas Film Indonesia 2016 di Baturraden, Purwokerto, Jawa Tengah, 25-26 Maret 2016. Keenam lembaga tersebut adalah Boemboe, CLC Purbalingga, Cinema Poetica, JKF Banyumas, Serunya, dan Viddsee, serta undangan lainnya. Acara ini dihadiri oleh 400-an peserta dari 95 komunitas yang berasal dari 33 kota mewakili 14 provinsi di Indonesia.

Temu Komunitas Film Indonesia merupakan wadah yang bertujuan untuk memberikan ruang kepada para komunitas film untuk berkumpul dan saling berbagi informasi, ilmu, dan jaringan, sehingga diharapkan akan muncul ide-ide baru dari pertemuan ini. Dalam penyelenggaraannya, terdapat enam kelas yang difasilitasi oleh panitia dan diisi oleh profesional di bidangnya masing-masing.


Keenam kelas tersebut terdiri dari kelas penulisan proposal,

kritik dan apresiasi film, distribusi dan teknologi, pengelolaan festival film, pengelolaan teknis pemutaran, dan penulisan skenario, ditambah satu forum terbatas. Kemudian di hari terakhir ada forum pendanaan, yaitu presentasi tentang proposal acara nonproduksi.

Salah satu yang unik dari acara ini adalah selama kegiatan, panitia mendirikan tenda peleton yang digunakan untuk setiap kelas. Namun, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme dari para peserta yang hadir. Ini terlihat dari banyaknya tenda kecil yang mereka dirikan sebagai tempat istirahat di sekitar tenda peleton tersebut.
Dimas Jayasrana selaku Koordinator Utama berharap peserta yang mengikuti acara ini tidak berhenti berkarya ketika acara ini selesai. Mereka yang telah mengikuti kelas pelatihan di sini diharapkan memiliki tindak lanjut atas apa yang telah mereka dapatkan. Panitia penyelenggara pun juga mengumpulkan berbagai macam data terkait permasalahan yang dihadapi para komunitas film untuk nantinya diolah dan dijadikan referensi tentang kelanjutan program tersebut.

“Kami berharap akan ada stimulus buat mereka mengambil inisiatif

melakukan sesuatu bersama-sama,” ujar Dimas di sela-sela acara di Baturraden, Purwokerto, Jawa Tengah, (26/3/2016).

Kemendikbud melalui Pusbangfilm dalam acara ini berperan sebagai fasilitator yang mendukung penuh penyelenggaraan acara. Kepala Pusbang Film Kemendikbud, Maman Wijaya mengatakan Kemendikbud akan membantu untuk memfasilitasi, sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan misi Kemendikbud, yaitu tentang pelibatan publik.

“Sisi yang kita inginkan tumbuh subur dari komunitas itu, pertama kualitas film yang mereka buat, yang kedua wahana untuk menayangkan itu ke masyarakat,” katanya.

Salah satu peserta yang turut hadir, Afid, yang berasal dari Kine Club UMM, begitu antusias dalam mengikuti acara ini. Proposal yang sebelumnya ia ajukan untuk forum pendanaan, berhasil lolos dan dipresentasikan di hari terakhir. Ia pun mengapresiasi adanya acara ini, karena bisa memfasilitasi komunitas film dari seluruh Indonesia.  Selain itu, ia berharap agar acara ini akan terus ada dan semakin banyak pihak yang mendukung. (Aji Shahwin)

 

Sumber :

https://www.ayoksinau.com/